Definisi Kata Batasan

Kata “batasan” bukan lagi merupakan kata atau istilah yang asing didengar. Setiap masyarakat khususnya masyarakat Indonesia sering melafalkan kata tersebut. Namun, apakah di antara mereka semua telah memahami makna tersirat dalam istilah tersebut (kata batasan).

Read More

Menurut Prof. Sutrisno yang disampaikan dalam materi yang diampunya, bahwa penting sekali memahami makna dasar setiap istilah yang sering dilafalkan, mengapa? Hal itulah yang menjadi salah satu penyebab lemahnya pengetahuan utamanya dikalangan umat Islam itu sendiri.[1] Dari pendapat tersebut, diibaratkan seperti halnya rumah dengan memiliki dasar atau fondasi yang lemah maka tentu rumah tersebut mudah runtuh atau tidak mampu berdiri kokoh dalam tempo lama.

Maka penting sekali mengetahui lebih jelas mengenai kata-kata yang dimaksud seperti halnya makna “batasan”, adapun tujuannya supaya ketika hendak melafalkannya, seseorang telah benar-benar memahami makna tersebut.  

Kata “batasan” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata tersebut berasal dari kata “batas”. Kata “batas” bermakna: (1) Garis (sisi) yang menjadi perhinggaan suatu bidang (ruang, daerah, dsb); sempadan; mana kebun ini?; sungai ini menjadi – provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. (2) ketentuan yang tidak boleh dilampaui; pembentukan kabinet diberi waktu seminggu, penyelesaian tugas mata kuliah Teori Pendidikan diberi waktu 5 hari; tindakan itu dianggap orang telah melampaui kekuasannya. (3) Perhinggaan; air sugai itu tidak dalam, hanya sampai lutut, atau sampai dada, dll.[2] banyak lagi contoh kalimat yang sering diucapkan: batas wilayah Sumenep (terdapat garis yang membatasi, yang memisahkan antara wilayah Sumenep dengan Wilayah lain), batas antara barat dan timur, dan lainnya.

Kemudian kata “batasan” yang berasal dari kata batas+an (diberi suffiks an merupakan nomina/kata benda) memiliki makna 1) Batas, sempadan, dan perhinggaan, 2) Penjelasan (ketentuan) arti; definisi ulang pernyataan yang membatasi suatu soal (KBBI).[3] Contohnya: harus ada batasan yang jelas antara cinta dan tidak cinta, sabar dan tidak sabar, dan sebagainya. Kata batasan juga sering ditemui di dalam penulisan karya ilmiah (semisal skripsi), semisal: Batasan Istilah Dalam Judul. Jadi jika semisal judulnya tentang Nilai Pendidikan Islam, maka ketentuan yang dipaparkan hanya meliputi Nilai, Pendidikan, Islam.  

Kemudian menurut referensi lain, batasan merupakan homonym karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi makna berbeda. Batasan juga memiliki makna dalam kelas nomina atau kata benda menyatakan nama dari seseorang, tempat atau segala benda dan segala yang dibendakan.[4] Penjelasan di atas tentu tidak jauh berbeda dengan yang lain.     

Selain itu, untuk memperkaya wawasan mengenai makna batas, Hermanto juga menyampaikan asumsinya melalui opini yang telah dimuat di media Kompasiana yang berjudul Batas dan Tanpa Batas, batas merupakan pemisah yang membagi sebuah teritori menjadi dua bagian, yakni yang di dalam batas dan yang diluar batas. Hermanto mengumpamakan definisi batas dengan Segala sesuatu yang masih bisa dibayangkan oleh manusia atau dengan istilah lain dapat dijangkau, maka hal itu dapat dikatakan batas atau ketika seseorang mendefinisikan sesuatu maka definisi tersebut pun dikatakan batas. Ia mengumpamakannya dengan seseorang yang berkelana keluar angkasa dengan menaiki pesawat ruang angkasa. Maka seseorang terlebih dahulu lepas landas dan meninggalkan atmosfir Bumi. Atmosfir merupakan batas Bumi yang merupakan tempat hidup manusia. Di luar batas tersebut menurutnya masih terdapat hal-hal baru yang menyisakan misteri dan mengundang rasa penasaran dimanakah batas alam semesta.[5]  

Contoh-contoh lainnya yang dapat ditemui dari kata batasan yaitu batasan masalah. Batasan masalah ialah usaha untuk menetapkan batasan dari masalah penelitian yang akan diteliti. Tujuannya ialah untuk mengidentifikasi faktor apa saja yang termasuk dalam ruang lingkup masalah penelitian yang dimaksud.[6] Demikian makna batasan menurut beberapa literatur tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa batasan merupakan definisi maupun garis  yang membatasi antara sesuatu dengan sesuatu yang lain.  

Daftar Pustaka

www.apaarti.com, “Arti Kata Batassan Makna Pengertian dan definisi Dari Batasan,”Apaarti.com,  diakses tanggal 14 Sepetember 2018

http://kamus.sabda.org/kamus/batasan, diakses tanggal 20 September 2018

Hermanto, “Batas dan Tanpa Batas”, Kompasiana, 24 November 2009, www.kompasiana.com, diakses tanggal 15 September 2018.

http://www.informasiahli.com/2015/07/pengertian-pembatasan-masalah-dalam-penelitian.html, diakses tanggal 21 September pukul 14.50

KBBI, https://kbbi.web.id/batas, diakses 15 September  2018


[1] Asusmi yang disampaikan oleh Prof.Sutrisno dalam mata kuliah yang diampunya “Pengembangan Teori Pendidikan Islam”, tanggal 18 September 2018.

[2] http://kamus.sabda.org/kamus/batasan, diakses tanggal 20 September 2018

[3] KBBI, https://kbbi.web.id/batas, diakses 15 September  2018

[4]  www.apaarti.com, “Arti Kata Batassan Makna Pengertian dan definisi Dari Batasan,”Apaarti.com,  diakses tanggal 14 Sepetember 2018

[5] Hermanto, “Batas dan Tanpa Batas”, Kompasiana, 24 November 2009, www.kompasiana.com, diakses tanggal 15 September 2018

[6]  http://www.informasiahli.com/2015/07/pengertian-pembatasan-masalah-dalam-penelitian.html, diakses tanggal 21 September pukul 14.50

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.