Sunnah Berpuasa Tarwiyah dan Arafah Menjelang Hari Raya Idul Adha 

Menjelang hari raya idul Adha banyak orang mulai menanyakan puasa tarwiyah dan puasa Arafah apakah wajib atau sunnah bila dikerjakan oleh umat Islam? 

Bahkan banyak di antara umat Islam yang menanyakan kesahihan sumber yang menyatakan bahwa puasa Tarwiyah hukumnya sunnah atau hanya sekedar mubah.

Namun, dalam Islam berpuasa merupakan anjuran yang dapat mendatangkan kebaikan pada diri. Untuk lebih jelasnya simak ulasan di bawah ini !

Puasa Tarwiyah dan Arafah

Melansir dari artikel Steemit bahwa puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan tanggal 8 Dzulhijjah menjelang hari raya Adha. Meskipun puasa sunnah, tetapi sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji di Mekkah.  

Adapun puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dilakukan tanggal 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan jamaah haji yang sedang wukuf di Arafah. Puasa ini dianjurkan bagi umat Islam untuk dilaksanakan menjelang hari raya Adha.

Hadits Anjuran Puasa Tarwiyah

Hadits Puasa Tarwiyah sebagai berikut:

“… Dan puasa pada hari Arafah, aku mengharap dari Allah menghapuskan (dosa) satu tahun yang telah lalu satu tahun yang akan datang. Dan puasa pada hari ‘Asyura’ (Tanggal 10 Muharram), aku mengharapkan dari Allah menghapuskan (dosa) satu tahun yang telah lalu.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim (3/168), Abu Dawud (No. 2425), Imam Ahmad (5?297, 308, 311), baihaqi (4/286).

Dari Hadits tersebut, anjuran ini senyatanya menyampaikan kepada umat Islam pada kebaikan agar mendapat rahmat dan pahala yang tentunya akan kembali kepada diri sendiri.

Niat Puasa Tarwiyah

Jika Anda ingin berniat puasa Tarwiyah, maka tidak ada salahnya untuk membaca niat-niat sebagaimana berikut ini:

  • Niat yang dari tanggal 1 hingga 7 Dzulhijjah

“Nawaitu Shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta’ala.” 

Artinya: Saya berniat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala.

  • Niat puasa tanggal 8 Dzulhijjah

Lafadz niatnya adalah Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.

  • Niat puasa tanggal 9 Dzulhijjah

Lafadznya adalah Nawaitu shauma arofata sunnatan lillahi ta’ala. 

Puasa Dzulhijjah merupakan puasa sunnah, maka umat Islam yang apabila mengerjakan puasa ini akan mendapatkan pahala berlimpah, tetapi jika tidak melakukan tidak berdosa. Namun, sayang sekali bila tidak meraih keutamaannya, bukan?

Keutamaan Puasa Tarwiyah

Ada beberapa keutamaan yang berimplikasi baik bagi umat Islam yang menjalankan puasa sunnah ini. Pada hakikatnya, berpuasa merupakan syukur kepada Tuhan akan anugerahnya. Menjalankan puasa tarwiyah akan mendapatkan keutamaan dihapuskannya dosa selama satu tahun, sedangkan puasa arafah keutamaannya dihapuskan dosa selama dua tahun lalu.

Demikian informasi yang bisa dijadikan rujukan bagi Anda. Puasa Tarwiyah meskipun sunnah adalah ladang pahala bagi Anda yang ingin mendapatkan keutamaan dari Allah SWT. Wallahu a’lam. 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.