Kiai Muhammad Ilyas Syarqawi Al-Qudusi Pengasuh Pesantren Annuqayah

Annuqayah.id

Panggonmaca-Pesantren Annuqayah berdiri pada abad ke 18 M, yang didirikan oleh Kiai Syarqawi yang berasal dari Kudus. Semasa mudanya, ia merantau ke berbagai wilayah Indonesia sampai ke Negeri Mekkah untuk menuntut ilmu, hingga akhirnya Sumenep dan kemudian bertemu dengan kekasihnya yang telah ditakdirkan oleh Allah. Pasangan baru yang telah menikah itu itu kemudian tinggal di daerah Guluk-guluk, Sumenep Madura.

Melengkapi perjalanan pasangan kekasih itu, lahirlah putra yang diberi nama Muhammad Ilyas. Seorang anak lelaki yang hidup dalam buaian kasih sayang orang tua yang penuh ketawadhuan. Muhammad Ilyas kecil mendapat pengasuhan dari ayah bundanya. 

Tumbuh dan berkembang di lingkungan yang baik, membuat Muhammad Ilyas Syarqawi mendapat ajaran dan keilmuan agama dari orang tua dan keluarganya tercinta. Sebagian orang mungkin akan berpendapat hal demikian merupakan suatu keberuntungan, hidup di tengah keluarga yang mendahulukan ketaatan kepada Allah. Ayahnya (Kiai Syarqawi mendirikan tempat belajar mengaji anak-anak dan warga di masa dahulu) yang saat ini dikenal dengan Pesantren Annuqayah. 

Kiai Muhammad Ilyas merupakan keturunan langsung pendiri Pesantren Annuqayah yaitu Kiai Syarqawi al-Qudusi. Sepeninggal Ayahnya, ia kemudian melanjutkan peran ayahnya mengasuh pondok Pesantren Annuqayah (saat ini dikenal dengan pondok daerah Lubangsa Raya) kurang lebih selama 40 tahun mulai dari tahun 1917 hingga 1959.

Keilmuan yang dimiliki oleh Kiai Ilyas didapatkan dari menuntut ilmu kepada guru-gurunya, yang awal mula dari iparnya K.H. Imam, kemudian berguru langsung kepada Kiai Khalil Bangkalan, dan setelah itu kepada Kiai Hasyim Asy’ari di Tebuireng Jombang, dan kemudian di tanah suci Mekah. 

Menjadi pengasuh tentu saja mendapat tanggung jawab mengajarkan berbagai  keilmuan lebih-lebih ilmu agama kepada para santrinya. Pondok Pesantren Annuqayah semakin dipercaya oleh para orang tua untuk menitipkan putra-putrinya.  Waallhua’lam

Sumber:

K.H.A. Basith Abdullah Sajjad, Pondok Pesantren Annuqayah: Tinjauan Epistemologis dan Sumbangan Fikiran untuk Pegembangan Keilmuan, PP Annuqayah, Guluk-guluk Sumenep, 2007

Leave a Reply

Your email address will not be published.