Cara Membuat WordPress Multisite dengan Mudah

Multisite WordPress memiliki keunggulan pengelolaan banyak website dalam satu akun WordPress. Fitur ini memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna terutama bagi yang kesulitan dalam mengurus website-website. Lalu apa saja keuntungan membuat WordPress Multisite? 

Fungsionalitas dan kemudahan pengelolaan yang fleksibel menjadi nilai plus yang patut dipertimbangkan, terutama bagi perusahaan pembuat website. Namun, sudahkah mengetahui cara membuat WordPress Multisite?

Artikel ini menyajikan ulasan lengkap tentang WordPress Multisite dan panduan cara membuat cara membuat Multisite WordPress , serta informasi lainnya yang harus Anda ketahui. Simak penjelasan berikut ini! 

Apa itu WordPress Multisite?

sebelum mempelajari cara-cara membuat WordPress Multisite, penting mengetahui definisinya terlebih dahulu.

Definisi WordPress Multisite, melansir dari artikel Kinsta yaitu salah satu fitur yang bisa ditambahkan ke situs WordPress. Langkah yang mudah terutama jika ingin bervariasi atau berinovasi dengan membuat situs baru di jaringan yang dimiliki.

Multisite WordPress juga menawarkan kemudahan seperti membuat beberapa website dalam satu akun. Selain itu, pengelolaannya juga tidak ribet, meskipun memiliki ratusan bahkan puluhan juta website sekalipun. Anda juga bisa bervariasi dengan tema, dan fitur lainnya.

Selain dari kemudahan akses, multisite WordPress juga membatasi user lain melakukan akses ke fitur utama.

Saat ini ada banyak contoh-contoh multisite WordPress yang bisa diketahui, salah satunya Website Niagahoster Indonesia, dan banyak lagi contoh lainnya.

Melansir dari artikel Wpbeginner, Multisite WordPress  dapat memungkinkan user lain untuk membuat blog di domain sendiri. Ini kesempatan bagus bagi user yang ingin melakukan interaksi dengan blog. Namun, hanya orang-orang dengan email tertentu saja. 

Bagi beberapa pengguna yang ingin membuat blog sendiri dan menggunakan multisite, kemungkinan besar mereka tidak akan bisa mengakses fitur utama dan berinteraksi di dalam website tersebut kecuali admin pemilik multisite.

Keuntungan Menggunakan Multisite WordPress

Setelah mengetahui apa itu multisite WordPress, selanjutnya mencari tahu apa saja keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan multisite WordPress.

Bagi Anda yang mengelola banyak situs WordPress berbeda, sebaiknya perlu sering mengecek plugin manajemen seperti ManageWP. Karena hal itu dapat memberikan kemudahan dalam pengelolaan dan dapat memantau status dalam situs Anda melalui dasbor intuitif.

Di bawah ini ada beberapa manfaat multisite WordPress, di antaranya:

1. Memberikan kemudahan dalam pengelolaan banyak website-website, jika menggunakan satu instalasi WordPress.

2. Terdapat layanan sekali update pada plugin, script WordPress, dan tema.

3. Meminimalisir kesulitan dalam mengurus website, karena setiap website di Multisite WordPress terdapat admin.

4. Kemudahan mengelola subdomain di root domain di dalam dashboard utama. 

Mengapa Menggunakan Multisite WordPress?

Ada banyak alasan mengapa seseorang perlu menggunakan layanan jaringan multisite WordPress. Salah satunya karena layanan ini cukup bagus untuk mengelola banyak situs website dari satu dasbor. 

Saat ini banyak perusahaan, lembaga pendidikan, instansi tertentu, berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia, bisnis-bisnis online, dan media-media online ternama lainnya. 

Kapan Menggunakan WordPress Multisite?

3sixt5.co.za

Cara membuat multisite WordPress sangat mudah, tetapi satu hal yang urgen untuk diperhatikan yaitu mengetahui waktu-waktu yang tepat dalam penggunaannya. 

Multisite WordPress, dalam beberapa keadaan dapat berfungsi sebagai alternatif yang tepat bagi beberapa pengguna, terutama bagi yang mengelola banyak website WordPress. Layanan multisite ini menyediakan kemudahan dalam pengelolaan dan tingkat keamanan yang tinggi terhadap data-data penting lainnya.

Jika Anda memiliki bisnis online atau bekerja di sebuah perusahaan yang mengharuskan mengelola banyak website lain, maka website Multisite WordPress merupakan rekomendasi yang tepat sebagai pilihan.

Sebelum menggunakan multisite, perlu memperhatikan waktu-waktu yang tepat, di antaranya:

1. Digunakan ketika membuat jaringan dengan banyak website yang memiliki fungsi sama.

2. Ketika Anda menerima mandat mengelola situs atau website milik klien.

3. Ketika mengelola website yang memiliki subdomain.

4. Pada saat mengelola website multilingual yang keperluannya untuk kepentingan promosi pada setiap konten.

Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Jaringan WordPress Multisite

Untuk mengetahui informasi multisite WordPress, penting bagi Anda mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Karena jangan sampai dalam proses penggunaan, tidak mengenal informasi dasar yang berkaitan dengan fitur multisite. 

  1. Kelebihan WordPress Multisite

Beberapa kelebihan penggunaan fitur multisite WordPress, mencakup beberapa hal, diantaranya:

  • Super Admin 

Super admin memiliki kegiatan mengelola semua situs website melalui dasbor. Ia juga bisa mengatur akses bagi pengguna atau penulis baru, menginstal tema dan plugin, dan mengatur fitur-fitur lainnya yang tersedia di dalam dashboard.

  • Menginstal Plugin dan Tema

Di dalam Multisite WordPress, Super Admin diberi kesempatan melakukan melakukan inovasi dengan menginstal atau mengubah plugin dan tema. Hanya super admin yang memiliki wewenang melakukan hal ini serta melakukan kontrol untuk meminimalisir terjadinya konflik dan agar kontrol website terpusat di satu admin.

  • Meminimalisir Pengeluaran Biaya

Kelebihan lainnya adalah mengurangi beban pengeluaran (uang) dan sumber daya lainnya yang  secara otomatis diperlukan dalam proses penginstalan WordPress.

Dengan menggunakan WordPress Multisite biaya dapat dipangkas sedemikian minim dengan satu paket WordPress termasuk penggunaan tema dan plugin premium hanya cukup menggunakan satu lisensi untuk domain utama saja.

  • Dapat menyimpan data situs dalam satu cadangan

Jadi, WordPress Multisite juga dapat dijadikan fitur yang aman untuk menyimpan data-data dengan menggunakan satu cadangan pada setiap situs website.

  • Jaringan Admin (Network Admin)

Keuntungan lainnya seperti network admin, artinya super admin bisa dengan bebas mengakses dan mengelola setting di menu ‘Network Admin.’ Salah satu fungsinya yaitu mengelola pengaturan dengan skala jaringan besar yang akan didistribusikan ke situs lainnya.

  • Dengan menjadi administrator jaringan, bisa dengan leluasa mengelola beberapa situs melalui dasbor dan melakukan inovasi atau pembaruan.
  1. Kekurangan WordPress Multisite

Selain dari keuntungan, terdapat pula beberapa kekurangan dalam penggunaan WordPress Multisite.

  • Keterbatasan plugin dan tema terutama pada jaringan multisite.
  • Pilihan Provider hosting yang dibatasi karena tidak semua web hosting dapat mendukung terhadap Multisite WordPress.
  • Terdapat resiko yang lebih tinggi, terutama dalam penggunaan resource server yang sama. Akibatnya, semua website akan mengalami kendala seperti terhenti jika menggunakan  server yang sama. 
  • Tidak semua plugin dapat berfungsi secara sempurna dalam multisite. Pembuatan satu situs plugin sebagian besar dapat memicu terjadinya konflik yang harus diwaspadai.
  • Bisa memicu pelanggaran data yang dapat melibatkan pada semua situs lainnya.
  • Multisite bisa mengurangi keamanan data dan terjadinya kebocoran data pada plugin atau tema.

Syarat-syarat yang Harus Dipenuhi sebelum Proses Instal

Setelah mengetahui kekurangan dan kelebihan WordPress Multisite, ada beberapa syarat yang penting diketahui oleh para pengguna, di antaranya:

  1. Jika menggunakan sub-domain, maka setiap situs akan mempunyai URL tersendiri. Jadi, perlu menggunakan wildcard sub-domain agar pengguna bisa membuat situs private yang tentunya dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan layanan.
  2. Jika menggunakan sub-direktori, maka URL yang tersedia semisal http://niagahoster.com/blog. Hal ini penting diketahui oleh pengguna karena pemilihan URL rupanya mempengaruhi tampilan website tertentu. 

Siapa yang Membutuhkan Situs 

Meskipun mengelola beberapa situs WordPress, bukan berarti harus menggunakan jaringan multisite. Telah disediakan pengelola beberapa situs seperti super admin yang dapat memantau melalui satu dasbor.

  1.  Situs web majalah yang dikelola oleh tim-tim yang berbeda-beda. 
  2. Suatu perusahaan atau bisnis tertentu yang memiliki cabang yang berbeda-beda.
  3. Pemerintah yang nirlaba yang menggunakan multisite WordPress untuk memantau atau mengelola website departemen, lokasi, dan wilayah cakupannya.
  4. Blog pribadi 
  5. Lembaga atau Instansi seperti sekolah atau Perguruan Tinggi yang kemungkinan besar membuat blog untuk murid dan  lembaga sekolahnya.

Cara Membuat WordPress Multisite

Setelah mengetahui berbagai  informasi penting terkait WordPress multisite, kini perlu mengetahui dan memahami langkah-langkah atau cara membuat Multisite WordPress, di antaranya:

Yang perlu Anda Ketahui bahwa dalam proses membuat Multisite WordPress caranya tidak ribet karena tidak jauh berbeda dari WordPress seperti biasanya.

  1. Mengaktifkan Multisite WordPress

Langkah pertama adalah mengaktifkan Multisite WordPress, yang langkah-langkahnya sebagai berikut:

login ke akun cPanel hosting yang dimiliki–setelah itu klik menu files lalu klik file manager– Jangan lupa pilih ‘public_html’ kemudian klik folder domain WordPress–Selanjutnya, temukan file ‘wp-config.php’ lalu klik kanan dan edit–Setelah itu temukan keterangan tulisan /*That’s all, stop editing! Happy Publishing.*/ –Lalu tambahkan script di bawah tulisan /*multisite*/ define(‘WP_ALLOW_MULTISITE,tru); –Jika sudah selesai, kemudian klik ‘Save Changes’ yang terletak di pojok atas, terakhir login ke akun WordPress utama.

  1. Melakukan Konfigurasi Multisite WordPress
  • Pada menu ini, setelah melakukan login di menu WordPress, selanjutnya , me-nonaktifkan plugin pada WordPress
  • Lalu klik menu Plugins
  • Setelah itu klik centang pada kotak di samping menu Plugins kemudian pilih Deactive di menu dropdown. Setelah semuanya di nonaktifkan, maka klik Apply.
  • Selanjutnya klik menu tools dan kemudian klik Network Setup
  • setelah itu muncul pilihan sub-domain dan sub-directori. Selanjutnya pilih salah satu lalu tambahkan situs pada jaringan Multisite. Apabila telah dikonfirmasi maka klik install.
  1. Setting edit WordPress Multisite dan Mengubah File wp-config dan .htaccess
  • Pada file wp-config.php kemudian klik folder public_html setelah itu klik wp-config.php kemudian edit.
  • Setelah itu tambahkan /*That’s all, stop editing! Happy blogging.*/. lalu klik save
  • pada folder public_html lalu klik menu .htaccess dan klik edit, Selanjutnya hapus semua perintah lalu ganti dengan perintah lainnya, setelah itu klik save.
  • Selanjutnya lakukan login ulang melalui dasbor WordPress, lalu lihat menu baru jika WordPress Multisite di My Site.
  1. Menambahkan Situs Baru
  • Langkah awalnya klik menu My Site, lalu klik Network Admin kemudian klik Site.
  • Setelah itu klik Add New
  • Kemudian isi kolom Site Address, Site Title, dan Admin Email. Selanjutnya klik Save.

Kesimpulan

Multisite WordPres merupakan alternatif fitur yang canggih dan memudahkan user mengelola berbagai situs WordPress. Dari berbagai kelebihan yang ada, tentu saja sangat membantu user dalam mengelola situs website

Demikian sederet ulasan langkah dan cara membuat WordPress Multisite yang mudah dan simple. Namun, sebelum mempraktikkannya, pastikan Anda menggunakan VPS dengan load website kecepatan tinggi. 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.